MAKALAH PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK MASA NATAL DAN POS NATAL

Perkembangan Masa Natal dan Post Natal
Diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Perkembangan Anak

Oleh:
PGMI 03 2017
Kelompok 2

Dian Novita (1720201077)
Putri Ayu Ayesha (1720201103)


Dosen Pengampu:
Saipul Annur, M.Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG
2018


KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat berupa kesehatan dan kesempatan waktu sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan judul “Perkembangan Masa Natal dan Post Natal”. Makalah ini dibuat sebagai salah satu tugas mata kuliah Pengantar Kurikulum untuk memenuhi tugas yang di berikan.
            Adapun penulisan makalah ini berisi yakni bab 1 berupa pendahuluan yakni latar belakang dalam penulisan makalah. Bab 2 berupa pembahasan yakni perkembangan pengajaran matematika. Dan bab 3 berupa kesimpulan dari pembahasan yang telah dibuat.
           Kami juga selaku pemakalah mengucapkan terimakasih kepada Bapak Saiful Annur, M.Pd  selaku dosen pengampuh mata kuliah Psikologi Perkembangan Anak. Serta atas kesalahan dalam penulisan dan tutur kata yang tidak berkenan, kami mohon maaf kepada seluruh pembaca.



Palembang, Maret 2019


   Penulis


DAFTAR ISI
Kata Pengantar…………………………………………………………. i
Daftar Isi……………………………………………………………….. ii
BAB I PENDAHULUAN :
Latar belakang masalah 1
Rumusan masalah 1
Tujuan penulisan 1
BAB II PEMBAHASAN :
Pengertian Model Pembelajaran 2
Model Pembelajaran Matematika 6
Hubungan Masa Natal dan Post Natal dengan Ilmu Psikologi…….... 16
BAB III PENUTUP :
Kesimpulan. 17
DAFTAR PUSTAKA. 18


BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Seperti yang kita ketahui perkembangan adalah proses perubahan yakni perubahan fisik dan  psikis untuk mencapai suatu kemajuan dan kematangan baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Dalam mencapai waktu perubahan menuju kemajuan/kematangan tersebut tentu saja memerlukan suatu proses dimana proses ini disebut dengan siklus kehidupan. Siklus kehidupan ini ada 2 yaitu mulai ada perubahan dan tidak ada perubahan. Mulai ada perubahan ini adalah awal kehidupan manusia dimana awal kehidupan manusia ini ada sejak terjadinya pembuahan / bertemunya ovum dengan sperma. Sedangkan  tidak ada perubahan ini adalah akhir kehidupan/mati dimana manusia dikatakan sudah mati apabila otak sudah tidak bisa bekerja lagi. Disini kelompok kami mendapatkan tugas untuk menguraikan tentang perkembangan manusia pada masa natal sampai masa post natal. Dimana masa natal merupakan masa ketika bayi baru dilahirkan ke dunia. Membahas masa natal sangatlah penting apalagi jika kita melihat tugas kita nanti adalah menjadi seorang tenaga pengajar tentunya kita harus memahami manusia sebagai peserta didik kita. Jadi inilah yang melatarbelakangi kami untuk membahas perkembangan manusia pada masa natal hingga post natal.

Rumusan Masalah
Bagaimana proses perkembangan manusia pada masa natal dan post natal?
Bagaimana perkembangan bayi pada masa natal?
Bagaimana hubungan masa natal dan post natal dengan ilmu psikologi?

Tujuan Penulisan
Untuk memahami proses perkembangan manusia pada masa natal dan post natal
Untuk memahami perkembangan bayi pada masa natal
Untuk memahami hubungan masa natal dan post natal dengan ilmu psikologi
BAB II
PEMBAHASAN
Masa Perkembangan Natal
Pengertian Masa Perkembangan Natal
Masa natal merupakan masa ketika bayi baru dilahirkan ke dunia. Kelahiran bayi ini dibedakan menjadi 3 jenis yaitu:
Bayi lahir Premature
Bayi prematur adalah bayi yang lahir dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu dan dengan berat lahir kurang dari 2500 gram. Sebagian besar organ tubuhnya juga belum berfungsi dengan baik, karena kelahirannya yang masih dini. Maka dari itu, perlu diberikan perawatan khusus untuknya. Organ tubuh bayi prematur umumnya belum dapat bekerja secara sempurna. Hal ini mengakibatkan bayi prematur sulit menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim sehingga ia pun mengalami banyak gangguan. Karena semakin dini ia dilahirkan semakin banyak organ tubuhnya yang belum siap, dan semakin banyak pula gangguan yang akan dialami. Kelahiran prematur bisa disebabkan adanya masalah pada ibu hamil, juga pada janin itu sendiri. Ibu hamil yang mengalami masalah seperti masalah psikologis yaitu stres dan  pendarahan yang hebat sebelum melahirkan serta ketuban pecah dini. Bayi yang lahir premature mudah mengalami pendarahan di otak. Oleh karena itu bayi yang lahir premature memiliki kemampuan IQ yang lebih rendah dari bayi yang lahir normal karena perkembangan otak di luar kandungan tentu saja berpengaruh kedepannya. Pertumbuhan otak yang seharusnya masih mendapatkan nutrisi dari dalam kandungan akan menjadi terhambat karena bayi telah keluar dari perut ibunya lebih cepat. Ketidak cukupan plasenta mengakibatkan volume otak yang lebih kecil pada bayi prematur.
Bayi lahir Normal
Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dengan umur kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu, memiliki berat lahir 2500 gram hingga 4000 gram. Seorang bayi baru lahir dikatakan normal apabila memiliki ciri-ciri berikut:
Bayi baru lahir normal memiliki berat badan 2,5 – 4 Kg
Panjang badan 48 – 52 cm
Lingkar dada 30 – 38 cm
Lingkar kepala 33 – 35 cm
Frekuensi jantung 120 – 160 kali/menit
Penelitian dari Yale University, AS, menyatakan bahwa bayi yang terlahir secara normal kemungkinan besar memiliki tingkat intelejensia (IQ) yang lebih tinggi. Menurut para ilmuwan, saat ibu menjalani proses pesalinan secara normal, secara bersamaan otak bayi akan meningkatkan kadar protein. Protein ini dapat membantu meningkatkan intelejensia bayi, seiring bertambahnya usia mereka.Kadar Protein pada bayi yang terlahir secara normal, dapat membantu mengembangkan daya ingat mereka.
Bayi lahir Post matur
Postmatur adalah kebalikan dari prematur. Bayi disebut postmatur bila bayi lahir yang usia kandungan ibu  melebihi dari 42 minggu di dalam rahim. Faktor genetik dapat menjadi penyebab dari kelahiran post matur. Selain itu factor  usia juga ikut mempengaruhi terjadinya kelahiran lewat waktu. Factor lainnya adalah asupan nutrisi yang diberikan ibu kepada caon bayinya. Kebanyakan bayi yang dilahirkan postmatur memiliki kondisi yang sehat tanpa komplikasi. Namun beberapa bayi yang lahir postmatur akan mengalami gangguan pernafasan karena setelah melewati 42 minggu kehamilan, plasenta biasanya telah menyusut sehingga lebih sedikit nutrisi dan oksigen yang tersalurkan ke bayi.

Tahap Perkembangan Masa Natal
Tahap perkembangan masa natal terjadi dalam tiga tahap.Tahap pertama, konstraksi semakin sering. Pada akhir tahap pertama kontraksi akan memperlebar leher rahim sekitar 4 cm sehingga bayi bergerak dari peranakan ke saluran lahir. Tahap kedua, kepala bayi mulai bergerak melalui leher rahim dan saluran kelahiran, tahap berakhir ketika bayi benar-benar keluar dari tubuh ibu. Tahap ketiga (setelah kelahiran), pada waktu ini ari-ari, tali pusar dan selaput lain dilepaskan dan dibuang.

Periode Pasca Melahirkan
a. Penyesuaian fisik
Tubuh ibu melakukan penyesuaian fisik pada hari dan minggu pertama setelah kelahiran, kelelahan dapat mengganggu ibu dalam menghadapi bayi
b. Penyesuaian psikologis
Naik turunnya emosi lazim bayi ibu yang baru melahirkan karena ibu mengalami perubahan hormon, kelelahan, kurang pengalaman dalam menghadapi bayi. Bagi sebagian ibu, kondisi ini hilang dalam beberapa minggu. Ada sebagian ibu yang lain mengalami dalam waktu yang cukup lama dan menghasilkan perasaan cemas dan depresi

Proses Kelahiran
Dalam proses kelahiran bayi yang umumnya menjadi permasalahan bayi ialah, tentang gerakan si bayi itu sendiri saat menjelang kelahiran. Apakah bayi tersebut bersifat aktif ( siap untuk lahir) ataukah bersifat pasif (cenderung dilahirkan).
Dalam kondisi normal bayi bersikap aktif, sehingga ia siap untuk lahir, bukan dilahirkan. Dinyatakan demikian sebab posisi dan gerkan bayi itu didalam rahim itu menentukan sekali cara dan tipe kelahiran bayi itu sendiri. ( Abu Ahmadi & Munawar sholeh ,2005 : hal: 82)
Elizabeth B. Hurlock dalam bukunya Child Development menjelaskan bahwa ada 5 (lima) tipe atau model kelahiran seorang bayi yaitu:
Natural or spontaneous birth
Yakni kelahiran bayi secara spontan, atau biasanya disebut dengan kelahiran bayi secara alami “natural”. Sebab prosesnya tanpa adanya pertolongan, dan atau tanpa sedikitpun obat perangsang bagi ibunya, tipe kelahiran ini dapat berjalan karena posisi dan ukuran bayi (fatus) serta ukuran rahim (uterus) ibu itu, memungkinkan dapat muncul kepalanya dulu, kemudian leher, kemudian memperhatikan badan, berjalan secara perlahan melalui seluruh kelahiran, selanjutnya dalam waktu yang sama tampak tangan dan terakhir kedua kakinya.
Instrumrnt Birth
Yakni kelahiran bayi dengan alat-alat ini terjadi jika bayi tampak terlalu besar dari (saluran kelahiran) badan ibu, atau jika karena untuk lahir secara normal tidak mungkin, maka menrut ilmu bedah terpaksa harus menggunakan alat untuk menolong bayi tersebut.
Breech Birth
Kelahiran ini biasanya disebut dengan kelahiran “sungsang” yakni yang tampoak dari bayi adalah pantatnya dulu, dan didikuti kakinya, kedua tangan serta terakhir kepala. Dan jika posisi bayi tidak dapat berubah sebelum proses kelahiran dimulai. Maka dalam hal ini harus menggunakan alat untuk menolong bayi itu.
Transverse-presentation Birth
Yakni kelahiran dikarenakan keberadaaan bayi melintang pada rahim ibu. Inipun jika posisi bayi tidak dapat berubah sebelum proses kelahiran dimulai, maka penggunaan alat untuk menolong kelahiran bayi terpaksa harus dilakukan.
Caesarean-Section Birth
Yakni kelahiran dengan pembedahan, hal ini jika kondisi bayi badannya menjadi terlalu besar untuk melewati atau menembus saluran kelahiran dan terlalu lama dan sulit untuk diupayakan, maka sekarang ini dengan menggunakan alat untuk melahirkan bayi secara pembedahan, yakni dengan membelah dinding rahim ibu.
f) prematur
Ada juga kelahiran anak yang selamat tetapi belum waktunya lahir atau belum mencapai periode kandungan secara penuh, bayi yang semacam ini disebut bayi prematur (bayi kurang umur/kurang matang).World Health Organization (WHO) memberi standar bayi prematur, jika berat badan bayi waktu lahir kurang dari 37 minggu, jika terjadi demikian bayi banyak butuh pertolongan, perawatan harus diteliti.Biasanya harus dimasukkan dalam inkubator atau couveouse (semacam mesin pengeram) agar memperoleh kehangatan seperti yang diperlukan tubuhnya.
Teori kedokteran menyebutkan bahwa kelahiran bayi prematur atau abortus spontan (keguguran tak disengaja) itu antara lain disebabkan oleh :
Gangguan pada supply hormonal
Ketidak seimbangan endoktrin
Definisi atau kerusakan ovarium (kandung telur)
Gangguan thyroid pada kelenjar gondok, hypophyse (sambungan otak) serta gangguan hormon-hormon lainnya.
Keempat faktor emosional penyebab itu diperhebat dan diperkuat oleh faktor emosional dan faktor psikis (faktor psikogenik) dan ibu yang sedang hamil.Ini biasanya berpangkal pada kondisi wanita hamil tersebut.( Abu Ahmadi & Munawar sholeh ,2005 : hal: 82)

Masa Perkembangan  Post Natal
Pengertian Perkembanngan Masa Post Natal
Post-natal adalah masa sesudah kelahiran atau masa dimana bayi sudah keluardari dalam kandungan. Setelah bayi lahir keluar dari kandungan akan mengalamiperkembangan yang meliputi masa bayi, masa awal anak-anak, masa pertengahan danakhir anak-anak, masa remaja, masa awal dewasa, masa dewasa, masa akhir dewasa dan sampai masa tua.
Dalam masa post-natal (sesudah lahir) terdapat juga masa neonatus yaitudimulai pada waktu lahir sampai akhir minggu kedua setelah bayi lahir, dan masapartunatus yaitu berlangsung sejak bayi lahir sampai di potong tali pusarnya. Sesudah di potong tali pusarnya bayi akan memasuki masa neonatus, jadi masa partunatus inisangat pendek sekali sehingga dalam seluruh masa partunatus biasa di anggap masaneonatus saja.
Menurut Soesilowindradini, dalam bukunya ada beberapa hal yangmempengaruhi penyesuaian-penyesuaian Neonatus, di antaranya;
a. Sekitar dalam masa prenatal
Kesehatan ibu dan keadaan emosional ibu selama mengandung sangatberpengaruh kepada bayi untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan. OlehKarena itu harus benar-benar di perhatiakn, jika keadaan fisik dan emosional ibuyang baik akan membuat bayi dapat menyesuaikan diri dengan cepat dan baik.
b. Kelahiran
Mudah atau tidaknya bayi meyesuaikan diri juga tergantung pada kelahiranya.Bayi yang dilahirkan secara normal biasanya dapat menyesuaikan diri dengancepat dengan kehidupan post-natal.
c. Prematuritas
Bayi bisa dibilang prematur apabila lahir sebelum waktunya, biasanya bayi yangdilahirkan dengan cara prematur akan mengalami hambatan dalam masa postnatalnya.
d. Sikap Orang Tua
Mudah atau tidaknya bayi dalam menyesuaikan dirinya setelah lahir jugatergantung dari orang tuanya terutama ibu, apabila ibu kesehatannya tergangguatau banyak fikiran akan berdampak pada bayinya juga sehingga dalam mengurusbayinya sikap ibu jadi kurang tenang, dan biasanya juga orang tua yang barupertama kali melahirkan akan merasa khawatir serta bingung dalam menghadapibayinya sehingga bayinya juga akan merasa tidak nyaman dan tidak tenang.
Faktor yang mempengaruhi perkembangan pada masa post-natal di antaranya yaitu:
a. Pengetahuan Ibu
Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang terpenting dan berpengaruhpada perkembangan anak. Apabila ibu mempunyai pengetahuan yang kurangtentang mengasuh anak maka bisa berdampak kurang baik bagi anaknya kelak,tetapi sebaliknya jika ibu pengetahuannya banyak atau mengerti tentang caramengasuh anak yang sesuai dengan psikologi maka pertumbuhan danperkembangan anaknya kelak akan baik.
b. Gizi
Untuk tumbuh kembangnya anak sangat memerlukan makanan yang bergizi yangbanyak mengandung vitamin, zat besi, karbohidrat, protein dll. Semua itu harus diberikan dalam porsi yang cukup apabila kebutuhan gizinya kurang maka akanmengahambat tumbuh kembang si anak tersebut.
c. Budaya lingkungan
Dalam hal ini masyarakat juga berpengaruh dalam tumbuh kembang anak, olehkarena itu orang tua harus bener-bener memperhatikan pola hidup lingkunagnsekitar agar anak tetap berada pola hidup yang sehat.
d. Status sosial ekonomi
Status sosial ekonomi juga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangananak, bila status ekonomi dalam keluarganya tinggi maka kebutuhan si anak bias cukup terpenuhi tetapi apabila status ekonomi keluarganya rendah makakebutuhan si anak belum bisa di katakana cukup.

e. Lingkungan Fisik
Keadaan lingkungan yang kurang baik atau kurang sehat seperti kurangnya sinarmatahari, kurangnya kebersiahan, populasi udara yang terkena asap itu semuaakan berdampak pada anak.
f. Lingkungan pengasuhan
Pada lingkungan pengasuhan anak ini interaksi ibu dengan anak sangat dibutuhkan. Interaksi ibu dengan anak akan menimbulkan keakraban dan anaknantinya akan terbuka kepada kedua orang tuanya dan mudah berinteraksi jugadengan lingkungan sekitar.
g. Stimulasi
Perkembangan pasti memerlukan stimulasi, pada perkembangan anak stimulasiyang di berikan seperti misalnya memberikan mainan, keterlibatan ibu dananggota keluarga yang lain terhadap kegiatan anak. Anak yang mendapatkanstimulasi terarah akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yangkurang bahkan tidak mendapatkan stimulasi.
h. Olahraga atau latihan fisik
Olahraga dapat memacu perkembangan anak karena dapat meningkatkan sirkulasidarah sehingga akan meningkatkan pertumbuhan otot dan sel jadi anak tidakgampang sakit.

Lingkungan Perkembangan Masa Post Natal
Post-natal merupakan masa setelah bayi dilahirkan.Faktor- factor yang mempengaruhi perkembangan pasca lahir merupakan kondisi lingkungan yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi setelah dilahirkan. Yang termasuk lingkungan post natal antara lain:



Lingkungan biologis
Ras/ suku bangsa
Pertumbuhan juga dipengaruhi oleh ras/ suku bangsa.Seperti misalnya suku bangsa Eropa memiliki pertumbuhan fisik yang lebih tinggi daripada suku bangsa Asia.
Jenis kelamin
Anak perempuan memiliki masa pertumbuhan lebih cepat daripada anak laki-laki, tetapi anak laki-laki memiliki masa pertumbuhan lebih lama daripada anak perempuan. Anak perempuan percepatan pertumbuhan badan mulai usia 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun. Sedangkan anak laki-laki percepatan pertumbuhan badan mulai usia 14 tahun dan berakhir pada usia 21 tahun.
Gizi
Makanan memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
Perawatan kesehatan
Perawatan kesehatan anak tidak hanya kalau anak sakit, tetapi pemeriksaan kesehatan dan menimbang anak secara rutin setiap bulan.Dan yang paling penting adalah pemberian imunisasi.
Faktor fisik
1).  Cuaca, musim, keadaan geografis suatu daerah
Musim kemarau yang panjang dan bencana alam lainnya dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Antara lain sebagai akibat gagalnya panen banyak anak yang kurang gizi. Adanya banjir juga mengakibatkan banyaknya penyakit sehingga mempengaruhi tumbuh kembang anak.
2).  Sanitasi
Sanitasi lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam penyediaan lingkungan yang mendukung kesehatan anak.Misalnya kebersihan, baik kebersihan perorangan dan kebersihan lingkungan. Karena kebersihan yang kurang akan menyebabkan timbulnya bermacam penyakit. Misalnya diare, cacingan, malaria, demam berdarah.Selain itu polosi udara juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan anak. Misalnya polusi asap pabrik, kendaraan bermotor, maupun asap rokok dapat menyebabkan terganggunya pernafasan, sehingga menyebabkan pertumbuhan terganggu.
3).  Keadaan rumah
Misalnya ventilasi udara, cahaya, dan kepadatan hunian.Rumah yang sehat adalah rumah yang tersedia cukup ventilasi udara, cahaya serta rumah yang tidak sesak/sumpek.
c. Factor psikososial
1).  Stimulasi
Anak yang mendapat stimulasi yang terarah dan teratur akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang mendapat stimulasi.
2).  Kelompok sebaya
Adanya kelompok sebaya sangat penting untuk perkembangan social anak.
d. Factor keluarga dan adat istiadat
1). Pekerjaan dan pendapatan keluarga
Pendapatan keluarga yang memadai akan menunjang tumbuh kembang anak karena orang tua mampu menyediakan semua kebutuhan anak baik yang primer maupun sekunder.
2). Pendidikan ayah ibu.
Pendidikan orang tua merupakan salah satu factor yang penting dalam tumbuh kembang anak, karena dengan pendidikan yang baik, maka orang tua akan menerima segala informasi dari luar terutama bagaimana cara pengasuhan anak yang baik, bagaimana menjaga kesehatan anaknya, pendidikan dsb.
3).  Jumlah saudara
 Jumlah saudara yang banyak mengakibatkan berkurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan anak.
4).  Stabilitas rumah tangga.
Keharmonisan rumah tangga mempengaruhi tumbuh kembang anak.Tumbuh kembang anak akan berbeda pada anak yang berada pada keluarga yang harmonis dan pada keluarga yang kurang harmonis.
5).  Kepribadian orang tua.
Kepribadian orang tua yang terbuka tentu pengaruhnya berbeda tumbuh kembang anak bila dibandingkan dengan anak yang memilki orang tua yang memiliki kepribadian tertutup.

Tahap Perkembangan Manusia Setelah Kelahiran
setelah berada diluar kandungan ibu, bayi mengalami proses perkembangan yang meliputi masa balita, masa kanak-kanak, masa remaja, masa dewasa, dan akhirnya memasuki masa manula.
Tahap-tahap Perkembangan Manusia Setelah Kelahiran serta ciri-cirinya, yaitu sebagai berikut.
a.  Masa Balita (0-4 tahun)
Masa balita (bawah lima tahun) merupakan awal masa pertumbuhan di luar rahim. Perkembangan yan penting terjadi pada masa neonates (0-30 hari) serta masa (0-4 tahun). Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang sangat cepat. Ketika masih di dalam rahim, pertukaran gas terjadi di plasenta. Akan tetapi setelah bayi berada di luar rahim, paru-paru mulai berfungsi sehingga pertukaran gas terjadi melalui paru-paru. Di dalam rahim, suhu tubuh konstan (tetap). Di luar rahim, bayi mendapat pengaruh dari suhu  lingkungan yang berubah-ubah. Kekebalan tubuh balita belum berkembang, karena itu balita mudah terkena serangan penyakit. Oleh karena itu, perawatan balita memperlukan perhatiaan khusus. Kekebalan tubuh balita dapat terbentuk melalui imunisasi.
b.  Masa Kanak-Kanak (5-10 tahun)
Masa kanak-kanak adalah lanjutan dari masa balita. Pada masa kanak-kanak telah diproduksi hormon seks namun jumlahnya sedikit/masih rendah. Hormon adalah senyawa kimia yang dihasilkan oleh kelenjar buntu. Hormon beredar di dalam darah untuk mempengaruhi proses fisiologi dan perkembangan tubuh. Ada berbagai hormon didalam tubuh, misalnya hormon pertumbuhan dan hormon seks. Pada masa kanak-kanak mengalami pertumbuhan fisik dan mental cepat, sehingga perlu gizi cukup dan lingkungan yang baik.
c.  Masa Remaja/Adolesens (10-19 tahun)
Masa remaja termasuk masa yang sangat menentukan karena pada masa remaja anak-anak mengalami banyak perubahan pada psikis dan fisiknya. Pada masa ini anak tidak mau lagi diperlakukan sebagai anak-anak, tetapi dilihat dari pertumbuhan fisiknya belum dapat dikatakan orang dewasa, telah terlihat jelas adanya perbedaan mencolok antara remaja pria dan remaja wanita. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan hormon.Pada masa remaja, di dasar otak, yakni dari kelenjar hipofisis, dilepaskan hormon yang mempengaruhi pembentukan hormon berikutnya.
1). Remaja pria
Adanya hormon dari dasar otak memicu sel-sel khusus didalam testis untuk memproduksi hormon seks androgen.Hormon androgen inilah yang berpengaruh, baik secara fisiologis, anatomis, maupun psikologis (kejiwaan), pada remaja pria. Akibat kerja hormon ini, suara membesar, rambut-rambut tumbuh diwajah, seperti kumis dan jenggot, dan di bagiaan tubuh lain, testis dan penis tumbuh, serta otot-otot memebesar. Produksi sperma juga dimulai. Sperma yang berlebihan akan dibuang melalui mimpi basah.
Mimpi basah adalah peristiwa ejakulasi (pengeluaran cairan kental yan disebut air mani), air mani dikeluarkan saat tidur sedangkan omani dikeluarkan saat tidak tidur (Air mani mengandung sperma)  buah zakar mulai menghasilkan sperma dapat melakukan fungsi reproduksi.
2). Remaja wanita
Adanya hormon didasar oak memicu sel-sel di dinding telur (ovarium) memproduksi hormon seks estrogen. Hormon estrogen berpengaruh baik secara fisiologis, anatomis, maupun psikologis. Hormon ini menyebabkan suara remaja wanita menjadi nyaring, buah dada dan pinggul membesar, vagina dan rahim tumbuh, muncul jaringan lemak bawah kulit, tumbuh rambut disekitar kemaluaan, dan mualai mengalami menstruasi. Ini semua merupakan tanda-tanda persiapan bereproduksi.
Haid/menstruasi adalah Peristiwa keluarnya cairan darah  dari kemaluan perempuan berupa luruhnya lapisan dinding dalam rahim yang banyak mengandung pembuluh darah. Dipengaruhi oleh hormon esterogen dan progesterone, setiap bulan berlangsung antara 3-7 hari, dinding rahim dipersiapkan untuk menerima sel telur yang telah dibuahi setelah terjadinya ovulasi.
3)    Ciri-ciri psikologi/kejiwaan dan fisik remaja
Masa remaja adalah masa peralihan antara kanak-anak dan dewasa. Perubahan hormonal di dalam tubuh remaja mempengaruhi psikologi dan tingkah lakunya.Beberapa ciri psikologi dan fisik itu antara lain sebagai berikut.
a). Ciri psikologi/kejiwaan
Cenderung ingin bebas
Ingin coba – coba
Suka berkelompok
Mudah terpengaruh
b). Ciri fisik
Remaja Putra
Suara memebesar/berubah
Jakun membesar
Tumbuh rambut diketiak dan sekitar kemaluaan
Khitan untuk budaya orang timur
Mimpi basah
Remaja Putri
Payudara membesar
Panggul membesar
Tumbuh rambut di ketiak dan kemaluaan
Haid / menstruasi
d.  Masa Dewasa (19-40 tahun)
Masa dewasa dimuai pada usia 19 tahun. Secara biologis, masa dewasa ditandai dengan kesiapan bereproduksi dan secara psikologis memiliki kesiapan dan kematangan mental.
Pertumbuhan fisik secara memanjang (bertambah tinggi) masih berlangsung hingga mencapai usia 22 tahun. Biasanya tinggi dan berat badan konstan dan mulai bertambah berat setelah mencapai usia 32 tahun. Kematangan mental pria dicapai setelah usia 25 tahun, sedangkan wanita kematangan metal lebih cepat.
e.     Masa Manula (>40 tahun)
Manula (manusia lanjut usia) dimulai pada usia 40 tahun. Pada masa ini terjadi kemunduran fungsi organ-organ tubuh. Organ tubuh yang sering mengalami kemunduran pertumbuhan adalah mata, telinga, dan otot. Pada wanita, biasanya esterogen menurun sejak usia 40 tahun. Akibatnya, terjadi menopause, yaitu masa berhentinya haid/datang bulan, kemampuan bereproduksi menurun dan jika terjadi kehamilan, biasanya bayi lahir cacat.
Menurunnya estrogen dapat berpengaruh pula pada bagiaan tubuh lain. kekenyalan wajah menurun, terjadi pengeroposan tulang (osteoporosis). Kekurangan esterogen dapat diatasi dengan mengkonsumsi makanan dari kedelai, misalnya tahu dan tempe.
 Pada pria, kemampuaan menghasilkan sperma terus berlanjut tanpa batas. Tapi kualitas sperma menurun. Bayi yang dihasilakan dari pria manula sering mengalami kelainan fisik atau mental.

Hubungan Masa Natal dan Post Natal dengan Ilmu Psikologi
Ilmu psikologi secara umum dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu yangberfokus pada perilaku dan berbagai proses mental yang memiliki tujuan untuk dapatmengenal diri sendiri, mengenal siapa “aku” dengan pengenalan ini seseorang bias menyesuaikan dirinya dengan orang lain.
Dari definisi ilmu psikologi diatas dan setelah memahami apa itu masanatal dan post-natal dapat ditarik hubungkan yang amat penting antara keduanya,yaitu jika seorang calon ibu hamil telah memiliki pemahaman yang baik tentang sikis dan spikis diri pribadi serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,maka ketika dia sudah mengandung calon bayi dia akan siap secara sempurna bagaimana semestinya dan apa saja yang dibutuhkan si calon bayi untuk awal perkembangannya secara optimal, dan kelak ketika bayi tersebut sudah dilahirkan maka si ibu tadi yang sudah mengerti ilmu psikologi akan faham bagaimana cara mengasuh dan mendidik anaknya dengan baik dan benar. Oleh karena itu mempelajari psikologi itu sangat penting dan bernanfaat sekali bagi kehidupan.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas maka dapat ditarik kesimpulan antara lain sebagai berikut:
Tahap perkembangan masa natal atau disebut juga tahap melahirkan terjadi dalam tiga tahap.Tahap pertama, konstraksi semakin sering. Pada akhir tahap pertama kontraksi akan memperlebar leher rahim sekitar 4 cm sehingga bayi bergerak dari peranakan ke saluran lahir. Tahap kedua, kepala bayi mulai bergerak melalui leher rahim dan saluran kelahiran, tahap berakhir ketika bayi benar-benar keluar dari tubuh ibu.Tahap ketiga(setelah kelahiran), pada waktu ini ari-ari, tali pusar dan selaput lain dilepaskan dan dibuang.
Post-natal adalah masa sesudah kelahiran atau masa dimana bayi sudah keluardari dalam kandungan. Setelah bayi lahir keluar dari kandungan akan mengalamiperkembangan yang meliputi masa bayi, masa awal anak-anak, masa pertengahan danakhir anak-anak, masa remaja, masa awal dewasa, masa dewasa, masa akhir dewasa dan sampai masa tua
Setelah memahami apa itu masanatal dan post-natal dapat ditarik hubungkan yang amat penting antara keduanya,yaitu jika seorang calon ibu hamil telah memiliki pemahaman yang baik tentang sikisdan spikis diri pribadi serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,maka ketika dia sudah mengandung calon bayi dia akan siap secara sempurnabagaimana semestinya dan apa saja yang dibutuhkan si calon bayi untuk awalperkembangannya secara optimal, dan kelak ketika bayi tersebut sudah dilahirkanmaka si ibu tadi yang sudah mengerti ilmu psikologi akan faham bagaimana caramengasuh dan mendidik anaknya dengan baik dan benar. Oleh karena itu mempelajaripsikologi itu sangat penting dan bernanfaat sekali bagi kehidupan.



DAFTAR PUSTAKA

Fahyuni, Eni Fariyatul,dan Istikomah. 2016 .Psikologi Belajar dan Mengajar (Kunci SuksesGuru dan Peserta Didik dalam Interaksi Edukatif), Sidoarjo: Nizamia LearningCenter.
Jahja, Yudrik. 2011. Psikologi Perkembangan. Jakarta:Kencana Prenadamedia Group
Papalia, dkk.2010. Human Development (Psikologi Perkembangan),Jakarta: Kencana.
Soesilowindradini, Psikologi Perkembangan, Surabaya: Usaha Nasional.
Santrock.J.W.2000. Perkembangan Rentang Kehidupan. Jilid 1.Jakarta : Penerbit Erlangga
Monks.F.J.; Knoers.A.M.P. dan Haditono.S.R. 1992. Psikologi Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya.Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
https://arifsuryawan76.wordpress.com/2013/06/14/perkembangan-masa-pranatal-dan-natal/
https://arifsuryawan76.wordpress.com/2013/06/14/perkembangan-masa-pranatal-dan-natal/ diakses pada tanggal 2 maret 2019 pukul 22.48 PM
http://fitrianiowati.blogspot.com/2014/05/tahapan-perkembangan-manusia-periode.html

Komentar

  1. Terimakasih banyak. Sangat membantu

    BalasHapus
  2. Oke sama-sama semoga bermanfaat😇

    BalasHapus
  3. Infonya sangat menbantu, terimakasih

    BalasHapus
  4. thankyouuu ilmunya,bermanfaat bgt

    BalasHapus
  5. Terima kasih min atas ilmunya

    BalasHapus
  6. Terimakasih min, semoga kedepannya bisa terus menghasilkan karya ilmu yg bermanfaat

    BalasHapus
  7. Terimakasih sangat membantu <3

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Perkembangan Anak pada Masa Kanak-kanak Kanak 4-6 Tahun

Makalah psikologi perkembangan anak: Masa Anak atau Masa Sekolah (7-12 tahun)